kebudayaan ciamis jawa barat

KEBUADAYAAN CIAMIS JAWA BARAT


Kabupaten Ciamis berada pada 108°19’ sampai dengan 108°42’ Bujur Timur dan 7°40’20” sampai dengan 7041’20’’ Lintang Selatan. Kabupaten Ciamis cukup potensial untuk pertanian dan pariwisata karena merupakan jalur transportasi antar kota maupun antar propinsi yang melewati pusat kota. Komoditi unggulan Kabupaten Ciamis dari subsektor budidaya ikan air tawar diantaranya gurame, nila dan udang galah. Selanjutnya di subsektor tanaman pangan terdapat potensi duku, salak, rambutan, cabe dan jagung. Untuk subsektor peternakan mempunyai komoditi unggulan sapi, ayam ras dan domba. Dari subsektor perkebunan yang potensinya menonjol adalah cengkeh, kakao, lada dan kelapa.

Kabupaten Ciamis adalah daerah yang tergolong kaya akan ragam seni budaya. Beragam bentuk dan jenis kesenian ada di kabupaten ini. Khazanah seni dan budaya menjadikan Ciamis surga bagi mereka yang gandrung akan kesenian, terutama seni tradisional. Tari-tarian, seni musik, maupun seni peran berpusat di sini. Sebut saja bebegig, wayang landung, buta batok, angklung buncis, ronggeng gunung, ronggeng amen, manorek, ebeg, rudat, beluk, genjring ronyok, ngabungbang, bangbaraan, pontrangan, mabokuy, mengemleng, gondang buhun, gembyung, tari kele, karinding, badud, calung reog, serta berbagai bentuk kesenian lainnya. Kabupaten Ciamis memiliki beberapa ekspresi budaya sebagai hasil akulturasi antara lain perpaduan Sunda-Jawa, Sunda-Cina, dan Sunda-Arab dalam bentuk kesenian, pakaian, kuliner dan pertunjukan.

Manuskrip yang terdapat di Kabupaten Ciamis diantaranya adalah Sanghyang Siksa Kanda Ng Karesian, Naskah Sanghyang Hayu, Naskah Kuna Nagarapageuh Panawangan, Naskah Kuna Cikupa Kecamatan Lumbung, Naskah Kuna Gandoang Wanasigra Kecamatan Sindangkasih, Naskah Kuna Pangrumasan Kecamatan Banjaranyar .

Tradisi lisan yang ada di Kabupaten Ciamis diantaranya adalah Toponimi, Sejarah Galuh, Legenda Ciung Wanara, Bedah Ciancang, Sejarah Panjalu, Uga, Legenda Dewi Samboja, Legenda Bongbang Larang dan Bongbang Kencana.

Adat istiadat yang terdapat di Kabupaten Ciamis diantaranya adalah Daur Hidup (4 bulanan, sedekah 7 bulanan, dan lain-lain), Iket Sunda/Bendo, Baju Adat Kabaya, Baju Adat Pangsi, Seserahan, perhitungan waktu kegiatan, Kampung Adat Kuta, Aturan Masuk Hutan Larangan Kampung Adat Kuta Kecamatan Tambaksari, Baju Adat Beskrap, dan Mulangkeun Seureuh Euleus.

Kabupaten Ciamis memiliki ragam pengetahuan tradisional, diantaranya adalah Tahu Bulat, Abon Rancapetir, Kurupuk Cikoneng, Sambel Goreng Mustopa, Awug Merah/Putih, Kerupuk Aci, Gurame Soang, Kere Jaer, Anyaman Awi (Garabadan), dan lain sebagainya.

Kesenian yang terdapat di Kabupaten Ciamis diantaranya adalah Pongdut, Ebeg/Kuda Lumping, Rudat/ Pencak Silat – Ciamis, Calung-Ciamis, Qasidah, Teater Kontemporer, Mapag Panganten, Jaipongan, Wayang Golek-Ciamis, dan Karinding-Ciamis.

Cagar budaya yang terdapat di Kabupaten Ciamis adalah Situs Eyang Dalem Agung, Kawasan Gunung Meliawan, Makam Eyang Sacanagara, Situs Eyang Dalem Nagarapageuh, Kawasan Situwangi, Situs Prabudimuntur, Patilasan Panday Kasep, Situs Budaya Geger Sunten, Situs Pasarean Mas Bagus dan Makam Dalem Lawong.


Komentar